Kamis, 11 Agustus 2011

jalan kita masih panjang

ahhh after so long hiatus..
sedang berusaha memahami langkah yang harus diambil sekarang
karena semua nya banyak berubah beberapa hari ini
dan serasa melewati lorong lorong panjang yang gelap
entah dimana ujungnya
tidak tidak..tidak Tuhan saya tidak minta lorong ini segera diakhiri
karena saya tahu lorong ini pasti akan berakhir tepat, dimana 
saya tidak akan dapat menyusurinya lagi
hanya saja kalau boleh, ingin saya meminta pelita
penerang di lorong gelap ini
hingga lorong ini tidak semenakutkan seperti sekarang ini


so fellas, dear fantastic four, lets walk through the aisle
jalan kita masih panjang

Di persimpangan Menatap berdua
Ombak yang coba pecahkan
Karang cinta kita

Palingkan rasa Silaunya dunia
Hati kecil coba nyanyikan
Suara kedamaian
Bahagia sejati...

Jalan kita masih panjang
Masih ada waktu tersisa
Coba kuatkan dirimu
Jangan berhenti disini

Beri satu kesempatan
Cinta suci berbicara
Waktu 'kan mengilhami
Kedewasaan hatimu

Resapi jejakku Ikuti langkahku
Tegar meski harus merangkak
Ringankan bebanmu
Bantu kamu melangkah

Di persimpangan hatiku hatimu
Singkirkan duri yang ada
Satukan dalam hati
Kita jalani semua berdua

jalan kita masih panjang_dewa19

6 komentar:

EnNO mengatakan...

Puitis abisssss deehhhh....

aditya mengatakan...

mba ijin ngelink balik yaaa

Allisa Yustica Krones mengatakan...

Ada apa Dit? Apapun itu, kiranya Tuhan memberikan jalan yang terbaik ya :)

Mrs. Nuki mengatakan...

Subhanallah...kata-katanya...sooo deep Mba Adit.
Jalan memang masih panjang, percayalah kita pasti dapat melaluinya dengan baik dan indah, tentu saja dengan mengharap kekuatan dari-Nya...

Mba Adit......

Lyliana Thia mengatakan...

menyusuri lorong dan panjang dan gelap... puitis banget...

betapa pentingnya penerangan dari Tuhan dalam menempuh perjalanan hidup ini yah... dan hidup akan lebih berwarna dgn kehadiran keluarga dan sahabat...

aditya mengatakan...

ahh ehhh malu jadinya
kalo orang biasanya promosi malah seneng yakk
sy kok malah jadi melo melo ginikk