Kamis, 12 Mei 2011

bersyukur

Saat ini kawan, di menit ini dan di detik ini

atau nanti ketika kalian sedang berada di sebuah perjalanan

Entah sedang jalan kaki, naik motor atau mobil atau mobil angkot (hehe)

atau truk atau bus atau kendaraan apa sajalah

Cobalah untuk berhenti sejenak, berhenti dalam arti yang sebenarnya

Dan berhenti berfikir. Sejenak lepaskanlah diri kalian dari pikiran-pikiran yang ada di kepala

Cobalah untuk sejenak merasakan angin yang berhembus di sekitar kalian

Cobalah untuk membuka kaca helm atau kaca kendaraan

Rasakanlah hembusan angin yang menyentuh kulit wajahmu

Rasakanlah udara yang mengandung oksigen yang dibutuhkan untuk bernafas oleh tubuhmu

Itu semua gratis lo (the best thing in this world are free)

Mungkin hari ini cuacanya sedang tidak bersahabat, mungkin terlalu panas atau terlalu dingin

Tapi tahukah kalian kawan, bahwa bisa bernafas saja itu adalah suatu nikmat dari Allah

Yang mungkin jarang kita sadari


Tahukah kalian kawan, detik ini mungkin ada orang yang sudah tidak bisa merasakan nikmat itu

Mungkin mereka sedang menjalani sakaratul maut

atau bahkan mereka sudah lama pergi meninggalkan dunia ini

Maka bukankah kita patut bersyukur detik ini,

Apapun kondisi kita saat ini

apapun kesulitan yang sedang kita hadapi saat ini

Belum lagi nikmat nikmat yang lain

Kondisi tubuh kita yang sehat juga adalah nikmat yang tiada bandingannya

Bukankah banyak orang yang saat ini sedang terbaring di RS

Kemudian jika kita dikaruniai anggota tubuh yang lengkap

Sementara banyak orang yang tidak seberuntung itu

Mereka mungkin saat ini tidak bisa melihat, mendengar ataupun berjalan

Atau jika kita masih punya keluarga, rumah, uang

Sering bukan kita lihat banyak orang yang tidak memiliki itu semua


Dan masih banyak lagi..sangat banyak nikmat yang telah Allah berikan

hingga dalam Qur’an disebutkan

Jika kita mau menuliskan nikmat itu dengan tinta dari air laut

Maka sampai air laut itu habis..tetap tidak akan cukup untuk menuliskannya


Hidayah dan hikmah dari Nya yang sering diilhamkan pada kita

Kadang juga terlupa untuk kita syukuri

Bahkan terkadang terselip rasa ujub dalam hati

Rasa ‘aku ini hebat’ atau ‘semua karena kepandaian aku’

Tidak bisa dipungkiri memang bisa saja hadir dalam relung hati

Astaghfirullahhaladzhim ampuni kami ya Rabb

Jika dalam keseharian kami lebih sering mengeluh daripada bersyukur

Maafkan kami yang lebih sering menghitung hitung beban kami

Daripada anugerah yang kami terima dariMu

Maafkan kami yang terlupa bersyukur dalam setiap detik kehidupan kami

Padahal dalam setiap detik hidup kami, Engkau tidak pernah luput memberikan karuniaMu

Ampuni kami yang tidak tahu diri ini Ya Rabb

Kami ini memang hanyalah hamba yang lemah dihadapanMu

Tiadalah kami ini hidup kecuali dari kasih sayangMu

maka kawan, marilah kita bersyukur kepada Allah

mumpung kita masih diberi waktu hidup



bersyukur, ya bersyukur saja, tidak usah mengeluh (apalagi melenguh :D)



2 komentar:

Lia mengatakan...

betul betul betul
tapi kau nyindir aku, aku kan melenguh sambil memamah biak, hehehe

aditya mengatakan...

liaaaa...huwww
potonya bagus2
#mupeng DSLR