Kamis, 03 Juli 2008

the greatest mom ever


akhir2 ini aq lg kangen sama simbok.........i.b.u........kata yg sederhana ya.hanya terdiri dari 3 huruf.namun jika harus mendeskripsikannya.3 lembar halaman kertas folio pun takkan cukup.30, 300, 3000, 30.000 atau mungkin 30 trilyun kertas juga.(berlebihan rak?) melukiskan perasaan tentang ibu, menceritakan tentang ibu.meski dalam hati hanya 1 orang itu yang selalu saja teringat.ah aq jadi ingin menangis.sudah lama sekali tidak bertemu ibu (padahal lagi sewulan).semalam aq bermimpi pulang, ibu memasakkan sayur asem...dan ketika terbangun aq merasakan nyeri di hati.ibu aq kangen sekali.terutama kangen pada nyamannya wajahmu, kata2mu, melihat ibu melakukan aktifitas di rumah, mencium tangannya yang kasap karena setiap hari mencucikan baju seluaruh anggota keluarga, memasak, menyetrika, mengelap daun2 tanaman hiasmu.melihat ibu bercerita ttg koleksi tanaman hias sambil bergosip ttg apaaa saja.setiap perkataan ibu adalah visi bagiku, sesuatu yg aq yakin benar kejujurannya.

ibu selalu saja menasehati aq.terutama agar selalu jujur.ibu paling marah kalau tau aq berbohong.kata2 seseorang kalau sudah tidk bs dipegang, orang tidak akan ada yang mau mempercayainya.ibuku sangat dominan dalam mempengaruhi cara berfikirku, cara aq memandang dunia, dan seperti apa aq akan melangkah ke depan.satu2nya orang yang selalu kulihat, selalu kupercaya dan yakin benar.ibu aq kangen sekali.sama seperti waktu pertama kali aq ke palembang dan tidak bertemu ibu 6 bulan.kenapa ya?aq yakin ibu jg sedang kangen padaku jadi aq merasa kangen juga pada ibu.aq ingat hal yg paling membuatku kangen tahun2 pertama aq di palembang adalah kerinduan utk bisa sholat tarawih bareng ibu.terutama pas aq lihat di masjid ada seorang anak perempuan mencium tangan ibunya.aq merasa menggigil gemetar ingat ibu.aq ingin sekali mencium tangannya.aq sangat sayang ibu.

ibu adalah yang paling utama dari semuanya.panggil aq anak mama atau apalah.tidak akan berpengaruh bagiku toh aq tidak hidup diatas kaki ibuku.aq berdiri dan menghidupi diriku sendiri, aq berdiri diatas kakiku sendiri, dan itu semua titah ibu.ibu selalu bilang tidak perduli seberapa rapuh dan sakitnya kaki kita (aq n adikku), kami harus berdiri diatas kaki kami sendiri.apa yang bisa dibanggakan dari manusia yang tidak punya harga diri????tiba2 saja aq ingat percakapanku via telpon dgn ibu malam itu :

tuuuuuuuuuuut (suara kentut! eh bukan ....suara telpun)

adit (terkantuk2...males2an angkat telpun) : hallo...salamlekom (dengan suara terbata2 menahan angop;angop bahasa indonesianya apa yak?)

ibu : waalaikumsslm ww..wis bobok ya?

adit : sampun...dadi tangi ki...goro2 ibu telpun (sambil bersungut2 + menggerutu)

ibu : o yo wis nek ngono wong ibu mung meh tekon kw ga po po to mbak?

adit : mboten...

ibu : kok mau ibu telpun ra diangkat...nganti pegel nelpun-e!!!(ngromyang2 spt biasanya)

adit : mau gek bar tekan omah langsung mandi owk..la pas ibu telpun aq gek adus

ibu : o yo wis ibu ki ra iso turu nek rung krungu suaramu..

adit : ..........(tercekat)

ibu : nek saiki wis lego kw tenan ga knopo2 to ya?

adit : mboten

ibu : yo wis nek ngono, aslmkum

adit : ws ww

.....................itulah ibu, kasih sayang yg tercurah tiada henti utk anaknya.tidak pernah bosan mencintai anaknya.aq sungguh sayang juga pada ibu meski aq selalu tau kasih sayang ibu utkku jauh jauh jauh lebih besar daripada sayangku utk ibu.sebulan lagi aq pulang ibu.akan kubawakan pempek kesukaan ibu.


Tidak ada komentar: