Selasa, 12 Februari 2008

forever n i'm gonna missed u

Meninggalkan semarang memang selalu menimbulkan rasa nyeri yg sama..
selalu saja…
bukan berarti palembang kota yg tak nyaman utk ditinggali…
hanya saja…semarang always become the place where I belong to.
lahir.. besar, bertumbuh dengan mengirup udaranya, meminum airnya, menapaki setiap jengkal tanahnya…semua di semarang…
rasanya seperti seumur hidupku tlah dihabiskan disini…
Semua yg kupunya ada disana, masa lalu, keluarga, teman-teman, dan siapa tau masa depanku hehe siapa yang tau...

mmmm setelah beberapa kali pulang kampung rasanya sama saja..
kegembiraan yg tak dapat diungkapkan ketika pertama kali menapakkan kaki di tanah semarang..
lalu dalam perjalanan pulang menuju rumah aq melewati jalan2 di kota ini…
entah mengapa hatiku ngilu…
perasaan tersakit ketika itu adalah mengetahui bahwa semuanya takkan pernah kembali seperti dulu lagi...
aq takkan menghabiskan seluruh waktuku lagi di kota ini..aq hanya bisa datang dan pergi lagi....

meninggalkan semua kenyamanan yg ada disini...makanan yg murah..orang2 yg selalu ramah...lingkungan yg telah sepenuhnya kukenal dgn baik...
ada hati yg terpaksa tertinggalkan disini...menggoreskan sedikit luka yg tak peduli bagaimanapun sulitnya utk dilupakan..
aq tetap harus melupakannya....mau tak mau...
pertama kali perasaan itu hidup dan akhirnya mati rasa...semua di kota ini juga...


dulu sekali waktu aq masih sangat kecil (waktu SD kayaknya) kupikir dunia ini, hidupku, harusnya berjalan seperti yg kumau...seperti yg kufikir paling baik terjadi...
thought that i could decided my own destiny…I finally realized…I couldn’t!!
ketika yg terjadi ternyata di luar akalku…rupanya Allah itu memang luar biasa hebat…
karna hidup yg akhirnya terjadi padaku lebih hebat,jauh lebiih tinggi dari apa yg kupikirkan…s e m p u r n a…saat itulah aq menyadari ternyata Ia memang Maha Tahu…
apa yg terbaik bagi aq dan bagi semua manusia juga pastinya…

sehingga saat kufikir sebaiknya hidupku ada di semarang saja…segalanya da disini…
dan sekarang kenyataannya aq tidak tinggal di semarang…mungkin itulah sebenarnya yg baik bagiku…karna ternyata ada yg lebih mengenal aq daripada diriku sendiri…
dan terima kasih…kepada Yang Maha Sempurna…untuk mengetahui segala apa yg ada di hati…untuk segala yg pasti lebih baik dan lebih indah bagiku…mesti saat ini tak kupahami…

dan masih…tetap berharap aq bisa pulang lagi..dan lagi…ke semarang lagi…tempat semuanya bermula bagiku…karna ada sebagian hati yg tetap ada disana…
that city….forever n i’m gonna missed u…..

1 komentar:

SUSILO mengatakan...

Semarang kuwi panas, abis tu juga sering banjir he..he..

mendingan di jogja, tentram, nyaman, pokoke berhati nyaman !

jogja, jogja, jogja,
he..he..
Promosi