Sabtu, 22 Desember 2007

memberi

selamat idul adha...saatnya memberi...saatnya meratakan menu makan...
saatnya mencintai sifat itu...memberi....

penting banget untuk dimengerti agar memberi tak terasa berat...agar nafas terasa lebih ringan
agar perintah ini tak dimaknai sebagai paksaan...menjadi iklas dan rela
pernahkah berfikir bahwa segala usaha dan daya yang berupah harta
bukan semata2 menjadi hak milik qt
dalam harta itu (meski sedikit), Allah menitipkan hak orang2 yg tak berharta
agar hati senantiasa bersih...agar jiwa selalu bersyukur
tolong jangan kotorkan jiwa dengan berfikir bahwa harta ini milikku, hasil kerja kerasku
karna sang pemberi rizki hanya sedang berbaik hati padamu...sedikit memanjakanmu

dan jangan pernah lupa memberi...meski begitu banyaknya kelebihan harta itu
hingga bisa membeli dunia
bayangkan apa perasaan saudara2mu yg untuk makan saja harus membuang harga dirinya
untuk meminta2 di jalan...bagaimana perasaan mereka
ketika melihatmu bermewah2 dgn hidupmu...naik kendaraan seharga milyaran
menggunakan telepon seluler keluaran terbaru...dengan gaya yg sangat angkuh...
sekali lagi bagaimana perasaan mereka...pernahkah terfikir???
percayalah msih ada manusia yg harus bersusah payah sungguh utk bs makan hari ini
terutama di negeri ini...jadi tolonglah...
saat ini memang saat utk berbagi
tp tolong jgn hari ini saja
tolonglah...mulai hari ini
mulailah berbagi...



2 komentar:

Duljoni mengatakan...

Kulo nuwun ndhuk,
Aku durung biso memberi je,lagi tahap ngelongi. Ngelongi kadar 'kebinatangan' sajroning awakku sing kadhang ngadhang niatku kanggo memberi.

*Upomo nulise ora disingkat-singkat ketoke nambah enak macane lho ndhuk cah ayu.

SUSILO mengatakan...

Andai JOGJA dan PALEMBANG itu tidak jauh