Langsung ke konten utama

the first anniversary

Barangkali Cinta

Barangkali cinta…
jika darahku mendesirkan gelombang yang tertangkap oleh darahmu dan engkau beriak karenanya. 
Darahku dan darahmu, terkunci dalam nadi yang berbeda, namun berpadu dalam badai yang sama.

Barangkali cinta… 
jika napasmu merambatkan api yang menjalar ke paru-paruku dan aku terbakar karenanya. Napasmu dan napasku, bangkit dari rongga dada yang berbeda, namun lebur dalam bara yang satu.

Barangkali cinta… 
jika ujung jemariku mengantar pesan yang menyebar ke seluruh sel kulitmu dan engkau memahamiku seketika. 
Kulitmu dan kulitku, membalut dua tubuh yang berbeda, namun berbagi bahasa yang serupa.

Barangkali cinta… 
jika tatap matamu membuka pintu menuju jiwa dan aku dapati rumah yang kucari. 
Matamu dan mataku, tersimpan dalam kelopak yang terpisah, namun bertemu dalam setapak yang searah.


Barangkali cinta… 
karena darahku, napasku, kulitku, dan tatap mataku, kehilangan semua makna dan gunanya jika tak ada engkau di seberang sana.

Barangkali cinta… 
karena darahmu, napasmu, kulitmu, dan tatap matamu, kehilangan semua perjalanan dan tujuan jika tak ada aku di seberang sini.

Pastilah cinta… yang punya cukup daya, hasrat, kelihaian, kecerdasan, dan kebijaksanaan untuk menghadirkan engkau, aku, ruang, waktu, dan menjembatani semuanya demi memahami dirinya sendiri.

a poem by dewi 'dee' lestari on madre






happy first anniversary, 
dear optika rizqi, 

through this one hard years of us, and also the next years of our marriage,
i just hope that Allah always give us His Bless and Guidance
aminn



 our birthday cupcakes, pesennya warna ijo kenapa jadinya warna pink yahh *ohnooo

 bubur merah putih buatan mother in law paling baik seduniaa, makasih mamaahhh

PS : nyahehohh i know it could be a 'basi' post b'coz i should writing this post last week in november 27th, on the first anniversary of my wedding. but, better late than never kannn  :D


Komentar

Anonim mengatakan…
Whoaaaa....

Happy 1st anniversary yah... semoga tetep saling mencintai sampe akhir :D
mbak_tiyak mengatakan…
min min amiiiinnnn
thx ya mbak tukang :D
ainuq mengatakan…
Happy 1st Anniversary ya buat Mba Adit dan suami...

Semoga cintanya penuh berkah dan abadi...amin...
Allisa Yustica Krones mengatakan…
Dit, kamu kok keliatan beda waktu nikah?? Kok gak pake kacamata??? Hihihihihi...

Met ulang tahun pernikahan yang pertama ya Dit, kalo ibarat bayi udah mulai belajar jalan tuh, kiranya semua dalam kehidupan pernikahan kalian berjalan dengan lancar yaa...tetep saling sayang2an hingga maut memisahkan yaa...
mbak_tiyak mengatakan…
@all : makasih banyak yaa doa2nya aminnn, doain cpet dapet dedek kecil jugak dooonk qiqiqi

Postingan populer dari blog ini

ramadhan kareem

alhamdulillah, bersyukur sekali rasanya hari ini masih diberi kesempatan untuk bertemu dan menjalankan puasa di bulan ramadhan. bulan yang dinanti-nanti kan semua umat, baik yang muslim maupun yang bukan, hehe soalnya kalo abis ramadhan kan ada lebaran yang mana cuti bersama nya lumayan panjang, ya to ya toooo eniwei, ramadhan taun ini ada 2 versi hari puasa pertamanya ya, ada yang puasa jumat (biasanya yang muhammadiyah), sedangkan kalo ikut pemerintah sih puasanya hari sabtu. saya sendiri sebenernya pengennya puasa ikut yg akhir alias hari sabtu terus lebarannya ikut yang awal alias ikut muhammadiyah hihihihi #opportunis. tapi entah kenapa pas hari jumat bangun tidur itu saya merasa kok ini seperti sudah masuk bulan ramadhan. iya, saya selalu merasa bulan ramadhan itu cuacanya berbeda dari bulan-bulan yang lain.  kalo sudah masuk ramadhan itu biasanya cuacanya enak, nggak terlalu panas tapi juga nggak hujan, semacam mendung merayu gitu lho #halah. trus anginnya juga sepo...

aku ada

Melukiskanmu saat senja Memanggil namamu ke ujung dunia Tiada yang lebih pilu Tiada yang menjawabku Selain hatiku dan ombak berderu Di pantai ini kau selalu sendiri Tak ada jejakku di sisimu Namun saat ku tiba suaraku memanggilmu Akulah lautan kemana kau selalu pulang Jingga di bahuku Malam di depanku Dan bulan siaga Sinari langkahku Ku terus berjalan Ku terus melangkah Kuingin ku tahu engkau ada

bersama 'garis batas'

do you ever falling in love with a book? i do, and this is one of it garis batas-agustinus wibowo buku ini bercerita tentang kisah nyata penulisnya, agustinus wibowo yang melakukan backpacker sendirian ke negara-negara di asia tengah. buku garis batas ini adalah buku keduanya setelah selimut debu yang juga menceritakan kisah backpackernya ke afghanistan.  saya suka buku ini karena berbeda dari buku-buku travelling yang pernah saya baca. kebanyakan buku-buku itu hanya menceritakan tentang objek wisata, tempat menginap, foto-foto narsis hehe, berbeda dengan garis batas yang menceritakan tentang budaya dari daerah tersebut, kemudian juga dengan bahasa hikmah, menuturkan kehidupan sosial dan kultural tempat-tempat yang disinggahi.tidak cukup hanya jalan-jalan di daerah itu, agustinus bahkan juga mempelajari bahasa daerah setempat dan menginap di rumah penduduk, benar-benar backpacker sejati lah. agustnus benar-benar menjelajahi suatu negara hingga ke kota-kota terpencil, k...