Langsung ke konten utama

TKW riwayatmu kiniiiii

TKW..apa itu TKW?..menurut wiki, TKW adalah sebutan bagi warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri dalam hubungan kerja untuk jangka waktu tertentu dengan menerima upah. Namun demikian, istilah TKI seringkali dikonotasikan dengan pekerja kasar. TKI perempuan seringkali disebut Tenaga Kerja Wanita (TKW). 


belakangan ini, kasus TKW yang sedang marak diperbincangkan adalah ruyati yang dihukum pancung di arab saudi karena kasus pembunuhan terhadap majikan wanitanya (kronologisnya bisa dibaca disini) . pertama kali mendengar berita ini hari minggu kemaren di TV..dan saya..tentu saja..seperti banyak orang yang lain...merasa sedih dengan kabar itu. bagaimana mungkin seorang TKW bisa membunuh majikannya kalau bukan terpaksa karena sesuatu hal. dan menurut salah satu artikel yang saya baca memang Ruyati sering mengalami siksaan fisik saat bekerja di rumah majikannya tersebut. Ya Allah bagaimana mungkin hal ini bisa sering sekali terjadi pada mereka para pembantu/ART?

di rumah keluarga saya, kami terbiasa menganggap pembantu adalah penolong kami. ia adalah penyelamat ketika cucian menumpuk, setrikaan segunung, rumah dan kamar mandi perlu dibersihkan. ibu saya adalah ibu bekerja dan untuk urusan rumah tangga ia memang memerlukan asisten untuk membantu pekerjaannya. ART atau pembantu di rumah kami benar benar sudah seperti saudara..namanya mbak nah..dia bahkan adalah orang yang paling sedih ketika adik saya meninggal karena sejak kecil ialah yang membantu mengasuh adik saya. padahal mbak nah tidak tinggal bersama kami, dia hanya datang untuk mengerjakan pekerjaan rumah dan kemudian pulang lagi ke rumahnya kalau pekerjaannya sudah selesai. 

karena itulah saya merasa sangat sedih mendengar kabar tentang Ruyati..saya tidak bisa membayangkan bagaimana hancurnya keluarganya mendengar kabar ini. siapa yang rela keluarganya harus meninggal dengan cara seperti itu. apalagi ruyati bukan saja berjuang demi keluarganya (baca disini), seorang TKW notabene adalah pahlawan devisa..ia menyumbang devisa untuk negara ini dengan bekerja di luar negeri. tentu saja ia adalah pahlawan bagi saya juga..dan saya ikut meneteskan air mata untuk ia..semoga Allah memberi tempat yang lebih layak untuknya disana. amin.

lalu siapa yang harus disalahkan dalam kasus ini?well, saya tidak ingin menghakimi atau menyalahkan pihak pihak terkait. sudah banyak ulasan tentang kasus ini..bisa dibaca disini, disini dan disini. saya hanya bisa berharap bahwa semoga kasus ini bisa menjadi pembelajaran bagi pihak pihak yang terkait untuk bisa lebih baik lagi dalam menangani para TKW yang berada dimanapun itu. ingatlah.. mereka juga manusia, mereka hanyalah seorang wanita yang harusnya dilindungi, mereka hanyalah seorang ibu yang mencari nafkah untuk anak anaknya. bisa saja di depan manusia derajat mereka tidak mulia..tapi di depan Allah bisa jadi mereka lebih mulia dari anda anda semua.bahkan lebih mulia daripada pejabat sekalipun. mengapa begitu?

tahukah anda tentang sejarah siti hajar?ia hanyalah seorang pelayan di rumah nabi Ibrahim AS yang kemudian diperistri nabi karena istrinya siti sarah tidak mampu memberikan keturunan padanya. mungkin saja ia hanya seorang budak kulit hitam ethiopia di mata manusia tapi Allah memuliakannya, mengangkat derajatnya karena kesetiaannya sebagai istri dan keteguhannya sebagai ibu. 

menurut riwayat, setelah Siti Hajar melahirkan anaknya, Ismail, siti sarah merasa cemburu dan akhirnya Ibrahim membawanya ke Mekkah di padang pasir yang sangat tandus dan tak berpenghuni, kemudian meninggalkannya sendirian disana. bukannya marah, siti hajar justru ikhlas dan rela menerima itu semua. ketika ismail menangis karena kehausan siti hajar rela berlari lari 7 kali mendaki bukit shofa dan marwa yang kemudian diabadikan sebagai salah satu ritual ibadah haji yaitu sa'i. sampai akhirnya dari kaki ismail muncul air zam zam..mukjizat yang sampai sekarang masih bisa dinikmati oleh semua orang di dunia. lalu di dekat ka'bah ada yang namanya hijr ismail..disanalah makam siti hajar bersanding dengan ka'bah..rumah Allah. 


lihatlah... bukankah ia sangat mulia..siti hajar bukan seorang nabi..ia hanya seorang istri..dan bahkan...bukankah ia hanya seorang pelayan pada awalnya..lihatlah bahwa Allah sungguh memuliakannya hingga menyandingkannya dengan rumahNya yang agung. bukankah perjuangan Ruyati juga sama dengan perjuangan siti hajar?...ahhh di setiap jaman selalu saja manusia terkuat adalah seorang ibu. saya berdoa, semoga Allah memuliakannya disana..Allah akan mengganti semua penderitaannya di dunia dengan keindahan di alam sana. dan para TKW lainnya yang sedang berjuang untuk keluarganya..saya tidak bisa berbuat apa apa mungkin..saya hanya bisa mendoakan agar kalian semua selalu berada dalam lindungan Allah, diberi kekuatan dan ketabahan dalam menjalani kehidupan..amin amin ya Robbal alamin.

Di antara semua manusia : seorang perempuan
Di antara semua perempuan : seorang budak
Di antara semua budak : seorang sahaya yang berkulit hitam.
 dikutip dari sini

Komentar

Honey mengatakan…
pertamax

*baru baca*
Honey mengatakan…
iya, di tempat saya bekerja juga sering membahas ini

ini yang masuk berita
TKW lainnya yang disiksa kita tidak pernah tahu nasibnya...
mbak_tiyak mengatakan…
iya sedih dengernya ya
Lia mengatakan…
goodtoread :)
semoga kasus ini membuka "mata" para pembesar negeri ini. semoga ada langkah nyata bagi saudara kita yang kurang beruntung disana, tidak sebatas dan sekedar pembahasan dan diskusi di media saja.
Amiiin Ya Rabb
Mas Jier mengatakan…
kalo disuruh memilih hujan emas di negeri sendiri itu jauh lebih baik dibanding hujan batu di negeri orang. so, mending kerja di dalam negeri saja
Allisa Yustica Krones mengatakan…
inilah sisi menyedihkan bangsa ini.. :(
Lyliana Thia mengatakan…
Kita memang hanya bisa berdoa ya... Harusnya ART itu dibaik2in... karena mereka sangat menunjang sebuah rumah tangga berjalan dgn baik...
mbak_tiyak mengatakan…
@lia : aminn..mari kita bantu doa

@masjier : wahhh kalo di dalam negri hujannya emas ya pasti gak ada yang pergi jd TKW keluar negri yaaa

@allisa : iya sedih ya

@tia : mari bantu doa y mbak

Postingan populer dari blog ini

ramadhan kareem

alhamdulillah, bersyukur sekali rasanya hari ini masih diberi kesempatan untuk bertemu dan menjalankan puasa di bulan ramadhan. bulan yang dinanti-nanti kan semua umat, baik yang muslim maupun yang bukan, hehe soalnya kalo abis ramadhan kan ada lebaran yang mana cuti bersama nya lumayan panjang, ya to ya toooo eniwei, ramadhan taun ini ada 2 versi hari puasa pertamanya ya, ada yang puasa jumat (biasanya yang muhammadiyah), sedangkan kalo ikut pemerintah sih puasanya hari sabtu. saya sendiri sebenernya pengennya puasa ikut yg akhir alias hari sabtu terus lebarannya ikut yang awal alias ikut muhammadiyah hihihihi #opportunis. tapi entah kenapa pas hari jumat bangun tidur itu saya merasa kok ini seperti sudah masuk bulan ramadhan. iya, saya selalu merasa bulan ramadhan itu cuacanya berbeda dari bulan-bulan yang lain.  kalo sudah masuk ramadhan itu biasanya cuacanya enak, nggak terlalu panas tapi juga nggak hujan, semacam mendung merayu gitu lho #halah. trus anginnya juga sepo...

aku ada

Melukiskanmu saat senja Memanggil namamu ke ujung dunia Tiada yang lebih pilu Tiada yang menjawabku Selain hatiku dan ombak berderu Di pantai ini kau selalu sendiri Tak ada jejakku di sisimu Namun saat ku tiba suaraku memanggilmu Akulah lautan kemana kau selalu pulang Jingga di bahuku Malam di depanku Dan bulan siaga Sinari langkahku Ku terus berjalan Ku terus melangkah Kuingin ku tahu engkau ada

bersama 'garis batas'

do you ever falling in love with a book? i do, and this is one of it garis batas-agustinus wibowo buku ini bercerita tentang kisah nyata penulisnya, agustinus wibowo yang melakukan backpacker sendirian ke negara-negara di asia tengah. buku garis batas ini adalah buku keduanya setelah selimut debu yang juga menceritakan kisah backpackernya ke afghanistan.  saya suka buku ini karena berbeda dari buku-buku travelling yang pernah saya baca. kebanyakan buku-buku itu hanya menceritakan tentang objek wisata, tempat menginap, foto-foto narsis hehe, berbeda dengan garis batas yang menceritakan tentang budaya dari daerah tersebut, kemudian juga dengan bahasa hikmah, menuturkan kehidupan sosial dan kultural tempat-tempat yang disinggahi.tidak cukup hanya jalan-jalan di daerah itu, agustinus bahkan juga mempelajari bahasa daerah setempat dan menginap di rumah penduduk, benar-benar backpacker sejati lah. agustnus benar-benar menjelajahi suatu negara hingga ke kota-kota terpencil, k...