Langsung ke konten utama

traumi


rupanya aq mengalami traumi*halah trauma maksudnya mengendarai motor dengan kecepatan yang menurut orang2 terlalu tinggi (pdhl menurutku biasa aja lho). gara2 insiden kecil yang terjadi hari kamis kemaren.ada orang jalan ga nengak nengok kanan kiri, n aq melaju dgn kecepatan yg agak lambat soalnya ada angkot brenti di sblah kiriku.tp orang itu terlanjur nyebrang n BRAKKKKKKKK, nabrak deh.aq jatuh orang itu jatuh, langsung tak maki2 (merasa tidak bersalah).orangnya cuma diem aja pasrah tak maki2 tp tetep minta duit buat biaya urut.motorku bentuknya jadi ga jelas untung banyak bapak2 yg nolongin (bersyukur masih banyak org baik di dunia ini).


mmm cukup sulit utk memberanikan diri menceritakan kejadian ini, bahkan pada ibuku (secara beliau akan memaki2,membodoh2kan,dan mengatakan andai saja aq menuruti perintahnya untuk naik motor dengan kecepatan 40 km/jam wkkkkk), secara kejadian ini akan menurunkan kredibilitasku sebagai pengemudi kendaraan yang ngebut dan benar.ahh memalukan...


yang paling membuat traumi adalah ketika aq terjatuh dari motor dan beberapa meter di depanku ada angkot yang akan melintas...wewwwww...langsung aq bangun dari jatuhku dan sampai sekarang masih tersisa ketakutan yang amat sangat tentang...bagaimana kalau roda angkot itu melindas kepalaku...hiiiiyyyy...oke lah daripada itu terjadi aq lebih baik berkecepatan 60 km/jam*deal mum.


alhamdulillah...masih diberi selamat....alhamdulillah reparasi motor habis 300 rb....alhamdulillah bibir jontor kena aspal.....alhamdulillah selalu memakai helm (it's protected my head, really)...itulah sebabnya aq selalu memakai helm kemanapun pergi, huahhh


Komentar

SUSILO mengatakan…
jangan traumi, ngebut asik juga kok, tapi paling asik jalan lambat, soale bisa menikmati pemandangan alam sekitar

Postingan populer dari blog ini

ketidakjelasan emily

Emily siapa? Emily in Paris donk. Sungguh sejak nonton dari eps 1 nya pun, saya sudah terbingung-bingung dengan pola pikir Emily di serial ini. Serial Emily in paris rilis di Netflix tahun 2020 untuk season 1, sedangkan season 2 rilis di Desember 2021. Season 1 lebih berkisah tentang bagaimana Emily seorang gadis 29 tahun yang bekerja pada bidang marketing/periklanan di Chicago, tiba-tiba ditugaskan kantornya pindah ke Paris selama 1 tahun. Ketika pindah ke Paris, ia terkaget-kaget dengan budaya di kota itu, yang menurut Emily jauh berbeda dengan budaya di kota asalnya. Selain masalah kerjaan, Emily juga mengalami yang namanya masalah dalam hal percintaan sama temen se apartemennya, seorang chef bernama Gabrielle. Permasalahannya adalah, Gabrielle ini pacarnya Camille, klien kerja Emily di kantor. Nah loh ribet kan triangle love begini ini. Selain sama Gabrielle ya Emily deket juga sama cowok-cowok lain. Entah beneran suka atau cuma selingan aja. Pokoknya Emily ini ga jelas banget me...

ramadhan kareem

alhamdulillah, bersyukur sekali rasanya hari ini masih diberi kesempatan untuk bertemu dan menjalankan puasa di bulan ramadhan. bulan yang dinanti-nanti kan semua umat, baik yang muslim maupun yang bukan, hehe soalnya kalo abis ramadhan kan ada lebaran yang mana cuti bersama nya lumayan panjang, ya to ya toooo eniwei, ramadhan taun ini ada 2 versi hari puasa pertamanya ya, ada yang puasa jumat (biasanya yang muhammadiyah), sedangkan kalo ikut pemerintah sih puasanya hari sabtu. saya sendiri sebenernya pengennya puasa ikut yg akhir alias hari sabtu terus lebarannya ikut yang awal alias ikut muhammadiyah hihihihi #opportunis. tapi entah kenapa pas hari jumat bangun tidur itu saya merasa kok ini seperti sudah masuk bulan ramadhan. iya, saya selalu merasa bulan ramadhan itu cuacanya berbeda dari bulan-bulan yang lain.  kalo sudah masuk ramadhan itu biasanya cuacanya enak, nggak terlalu panas tapi juga nggak hujan, semacam mendung merayu gitu lho #halah. trus anginnya juga sepo...

Setahun kemarin

Diujung jalan itu Setahun kemarin, Kuteringat, Kumenunggumu Bidadari belahan jiwaku Mei 2015 Udah cuti hampir 2 minggu di 38w kehamilan, tapi jabang bayi tak kunjung menampakkan tanda-tanda mau brojol. Inilah saya, si ibu hamil yang penampakannya udah kayak dugong tiap hari jalan hampir sekilo, jongkok-jongkok di kamar mandi, ngepel kayak inem demi mendapatkan kontraksi dan bukaan tapi apa daya, hasilnya nol kosong. Tiap ke dokter kandungan selalu dirogoh dan katanya :  “belum masuk panggul bu bayinya, tulang panggul ibu sempit nih”.  Hehh whatttt, pinggul segini gedenya kok bisa tulang panggulnya sempit, hufttt sungguh tidak matchingggg. Time is ticking dan bumil yang belum berpengalaman ini sungguh panik karena sampe 41w, jabang bayi masih belum masuk panggul. Sementara udah ada kayak pipis-pipis rembes dan dicek kontraksi udah 10 menit sekali. Dan yang paling bikin ngga tahan adalah bolak balik dicek dalem karena bidan, dokter mau mastiin udah m...